Beberapa toko akan menandai daging sapi dengan tanggal "jual sebelum", sementara toko lainnya akan mencetak tanggal "terbaik jika digunakan paling lambat".
Jika Anda membeli daging sapi segar, labelnya mungkin mencantumkan tanggal pembelian daging tersebut.
tips memilih daging segar
Namun ingat, tanggal-tanggal ini tidak mudah digunakan karena cara daging sapi disimpan dapat memengaruhi berapa lama daging tersebut akan tetap segar.
Misalnya, daging sapi yang dibungkus dengan kemasan tertutup vakum umumnya akan bertahan lebih lama dibandingkan daging sapi yang dibungkus dengan bahan yang memungkinkan udara bersentuhan dengan daging sapi.
Selain itu, daging sapi yang disimpan di lemari es akan lebih cepat rusak dibandingkan daging sapi beku.
2. Warna dan tekstur daging
Periksa warna dan tekstur daging sapi untuk membantu menentukan kesegarannya.Ketika darah dalam daging terkena oksigen di udara, warnanya menjadi merah cerah.
Jadi, meskipun daging sapi segar yang dikemas vakum mungkin memiliki warna ungu atau merah anggur, daging sapi yang tidak dibungkus akan berwarna merah cerah.
Saat daging terkena udara, daging teroksidasi dan berubah warna menjadi coklat.
Ini biasanya memakan waktu sekitar lima hari di lemari es.
Daging sapi busuk mungkin berwarna hijau atau kuning.
Warna coklat merupakan tanda bahwa daging sapi sudah agak tua, namun bukan berarti daging tersebut rusak, jadi pertimbangkan faktor lain, termasuk tekstur dan bau daging.
Jika daging sapi menjadi busuk, teksturnya juga akan berubah.
Steak menjadi kering, dan bukannya berair, malah terasa lengket atau berlendir saat Anda menyentuhnya.