SajianSedap.com - Agung Hercules meninggal dunia karena tumor otak.
Yuk, kenali 9 gejalanya mulai dari sering pusing sampai nafsu makan menurun.
Komedian dan penyanyi Agung Hercules meninggal dunia.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Manajer Agung Hercules, Peter.
"Iya, benar (meninggal dunia)," kata Peter saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (1/8/2019) sore.
Ia mengatakan saat ini sedang menuju ke rumah sakit.
"Ini lagi menuju ke sana (RS Dharmais)," kata Peter.
Kabar Agung Hercules meninggal dunia juga dibagikan oleh sahabatnya, Ernest Prakasa melalui akun Twitter-nya @ernestprakasa, Kamis (1/8/2019).
Diketahui, sebelumnya Agung Hercules mengalami sakit kanker otak.
"Mas Agung Hercules itu orangnya baik dan lucu banget. Sedih
beliau berpulang begitu cepat. Selamat jalan Mas Agung," tulis Ernest Prakasa.
Baca Juga: Setengah Tahun Jadi Duda, Intip Kondisi Rumah Mewah Gading Marten Kini, Ruang Makannya Terbengkalai
Agung Hercules Sakit Tumor Otak
Sebelum meninggal dunia, Agung Hercules, berjuang melawan sakit glioblastoma stadium 4.
Dalam unggahan akun Instagram milik Agung Hercules, @agunghercules88, suami dari Mira Rahayu itu memposting foto terbarunya, Minggu (16/6/2019).
Di foto tersebut, Agung Hercules tampak makin kurus, tidak lagi kekar berotot dan tak lagi gondrong.
Para artis pun ramai-ramai mengirimkan doa dalam kolom komentar.
"Waaah kangen aku lho karo sampeyan. Bismillah cepet sembuh yooo.. Aamiin aamiin," tulis Imam Darto.
Artikel berlanjut setelah video di bawah ini.
"Cepet sembuh," komentar Irfan Hakim.
"Semangat terus mas, cepat sembuh yaa, Amiin," kata Mbah Mijan.
"Semangat mas Agung.. cepet sembuh mas agung, Allah angkat penyakit mu,dan sehat seperti sedia kala ..Aamiin," tulis Natalie Sarah.
"Mas Agung kenapa?? Ya ampun Tuhan berkati dengan kesehatan Mas getwell soon ya," komentar Briana Simorangkir.
Dikutip dari Tribunnews.com, komedian Bedu mengabarkan bahwa penyakit glioblastoma ini pertumbuhannya cepat.
“Sakit cancer (tumor) di otak kiri, Glioblastoma stadium 4,” kata Bedu saat dihubungi wartawan Tribunnews, Minggu (16/6/2019).
Menurutnya, glioblastoma telah menjalar dengan cepat di kepala Agung Hercules.
“Pertumbuhannya sangat cepat,” lanjut Bedu.
Diketahui, di kalangan medis, glioblastoma dikenal sangat agresif.
Gejala Tumor Otak
Nah, untuk Anda yang penasaran, berikut daftar gejala tumor otak pada anak yang perlu Anda waspadi.
1. Sakit kepala
Anda harus curiga kalau mengalami sakit kepala.
Apalagi kalau sakit kepalanya memburuk dari waktu ke waktu.
Penting untuk diperhatikan, sakit kepala karena tumor otak biasanya lebih buruk terjadi di pagi hari.
Ini terjadi karena tekanan di otak meningkat ketika berbaring, dan tumor dapat memperburuk keadaan tersebut.
2. Mual dan muntah
Mual dan muntah adalah dua tanda umum penyakit flu.
Namun, gejala-gejala ini juga bisa disebabkan oleh tumor otak yang menyebabkan peningkatan tekanan di dalam otak.
Jika gejala ini terus berlangsung bersamaan dengan sakit kepala, tanyakan kepada dokter untuk pendapat langsung dari ahli medis.
3. Kehilangan nafsu makan
Dalam tahap pertama, penderita tumor otak akan mengalami kehilangan nafsu makan.
Akibatnya, berat badan juga akan turun perlahan atau bahkan secara drastis.
4. Meningkatnya ukuran kepala
tumor otak dapat menyebabkan kepala berbentuk tidak normal.
Bila Anda melihat tonjolan di satu sisi atau perubahan berat lainnya pada bentuk kepala , dokter dapat membantu kita memutuskan apakah itu memerlukan evaluasi lebih lanjut.
5. Rasa kantuk
Mengantuk biasanya tidak memberikan perhatian khusus.
Tetapi perhatikan insting Anda.
Jika Anda lesu atau mengantuk tanpa alasan yang jelas, hubungi dokter untuk meminta petunjuk dan evaluasi lebih lanjut yang mungkin diperlukan.
6. Perubahan penglihatan, pendengaran atau ucapan
Tergantung pada lokasi tumor otak, akan ada perubahan penglihatan, pendengaran, dan ucapan pada penderitanya.
Perhatikan pada perubahan mendadak dalam cara si kecil melihat, mendengar, atau berbicara.
Jika ada yang janggal, harus dievaluasi oleh ahli medis.
7. Perubahan kepribadian
Dalam kasus yang jarang terjadi, perubahan kepribadian dapat disebabkan oleh tumor otak yang memengaruhi otak bagian korteks serebral.
Jika perubahan suasana hati atau perubahan kepribadian tampak tiba-tiba atau berat, segera konsultasikan ke dokter.
8. Keseimbangan
Jika tumor berada di dekat batang otak, tumor dapat menyebabkan masalah keseimbangan.
Penderita tumor otak biasanya akan sangat sering jatuh karena masalah keseimbangan ini.
Jika Anda tiba-tiba mengalami kesulitan menjaga keseimbangannya, dokter dapat membantu mencarikan alasannya.
9. Kejang-kejang
Ketika tumor otak berada di permukaan otak, maka bisa menyebabkan kejang.
Meski banyak tindakan yang bisa memicu kejang, termasuk tertawa.
Jika Anda mengalami kejang, Anda harus menemui dokter.
Penyebabnya mungkin tumor atau sesuatu yang lain, tetapi kejang harus selalu dievaluasi.