Bak Penantian Berbuah Manis! Lebih dari Setengah Pasien Virus Corona Dinyatakan Sembuh, Menkes Bongkar Rahasianya!

By Siti Afifah, Kamis, 26 Maret 2020 | 10:15 WIB
Wabah corona jadi perhatian dunia, Menteri Kesehatan buka suara jelaskan rahasia lawan virus mematikan itu! (TribunTernate)

Bak Penantian Berbuah Manis! Lebih dari Setengah Pasien Virus Corona Dinyatakan Sembuh, Menkes Bongkar Rahasianya!

SajianSedap.com - Virus Corona kini tengah menghebohkan dunia kesehatan, termasuk Indonesia.

Hingga Rabu (4/3/2020), Virus Corona sudah menginfeksi 92.860 kasus di 76 negara di dunia seperti dikutip dari Kompas.com.

Tercatat 3.162 orang meninggal, namun 48.252 orang dinyatakan sembuh.

Sehingga, sekitar 52,8 persen atau lebih dari setengah pasien Virus Corona bisa sembuh.

Kabar gembiranya, dalam kasus ini adalah harapan sembuh kasus Virus Corona cukup tinggi.

Baca Juga: Sayur Lodeh, A Fulfilling Javanese Soup for Easy and Quick Lunch!

Baca Juga: Healthy and Hassle-Free, 4 Food Trends You Will See Everywhere in 2020, According to Food Experts

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Pustranto mengatakan, hal itu bisa terjadi lantaran Virus Corona merupakan jenis penyakit yang bisa sembuh sendiri.

Hal itu bergantung pada imunitas tubuh seseorang.

"Ini penyakit yang bisa sembuh sendiri, sama seperti virus yang lain, tergantung imunitas tubuh," kata Terawan seperti dikutip dari Kompas TV.

Sehingga untuk menghindari Virus Corona adalah yang terpenting meningkatkan daya tahan tubuh.

Rahasia Vietnam Sembuhkan Semua Pasien Virus Corona

Sementara itu, di sisi lain, Vietnam berhasil menyembuhkan 16 pasien yang terjangkit Virus Corona.

Perwakilan WHO di Vietnam, Kidong Park mengatakan bahwa negara tersebut sukses menyembuhkan Virus Corona karena pemerintah proaktif serta konsisten.

Baca Juga: Terungkap Kasus Pertama Penularan Corona Lewat Uang Kertas dan Koin, Suhu Tubuh Capai 37,5 Derajat Tapi tetap Bekerja

Baca Juga: Artis Cantik Ini Dapat Komentar Pedas Setelah Menganggap Remeh Virus Corona, 'Semua Orang Juga Akan Mati'

Mereka mengintesifkan pengawasan, meningkatkan pengujian laboratorium, hingga melakukan pesan komunikasi yang jelas.

"Vietnam telah mengaktifkan sistem responsnya pada tahap awal wabah, dengan mengintensifkan pengawasan, meningkatkan pengujian laboratorium,"

"Memastikan pencegahan dan pengendalian infeksi dan manajemen kasus di fasilitas kesehatan."

"Serta penyaluran pesan komunikasi risiko yang jelas disertai kolaborasi multi-sektoral," ujar Kidong Park pada Aljazeera.

Sedangkan, Wakil Menteri Kesehatann, Nguyen Thanh Long menegaskan bahwa pihaknya juga tidak memiliki obat khusus untuk menyembuhkan pasien Corona.

Baca Juga: Bisa untuk Cegah Virus Corona, Lobak Miliki Manfaat Tak Terduga yang Lebih Baik dari Obat!

Baca Juga: Nagita Slavina Sempat Panic Buying Beli Kebutuhan Makanan karena Corona, Komentar Raffi Ahmad Ini Malah jadi Sorotan!

"Belum ada obat untuk virus corona, kami hanya berpegang pada prinsip fundalmental" ucap Nguyen Thanh Long, Rabu (4/3/2020).

Petugas kesehatan ditugaskan untuk mengikuti protokol dan menilai infeksi serta keparahan pasien.

Artikel Berlanjut Setelah Video Berikut Ini

 

Penjelasan Empon-empon Bisa Tangkal Virus Corona

Sementara itu sebelumnya, Professor Nidom mengatakan penemuannya didasarkan dari hasil penelitian terkait wabah virus flu burung.

Seperti Virus Corona, orang yang terjangkit flu burung juga mengalami pneumonia berat.

"Jadi ini hasil penelitian kami tahun sekitar tahun 2006 tahun 2007 pada waktu ada wabah flu burung."

"Saya melihat bahwa orang yang terinfeksi flu burung itu biasanya paru-parunya akan rusak berat, akan mengalami pneumoni berat," kata Nidom.

Baca Juga: Seperti Roller Coaster, Artis Cantik Ini Ceritakan Perjuangannya Melahirkan Di Tengah Wabah Virus Corona!

Baca Juga: Bikin Masyarakat Bernafas Lega! Virus Corona Dikabarkan Mulai Mereda, Begini Hasil Data Temuan Terbaru!

Nidom melanjutkan, pneumonia terjadi akibat adanya banyak sitokin dalam paru-paru.

"Nah di situ disebabkan oleh karena banjir sitokin jadi sitokin storm,"

"Jadi virus waktu masuk di paru-paru, dia akan memicu atau merangsang terbentuk sitokin sebenarnya itu reaksi alam ya," jelasnya.

 

Menkes Terawan saat memberikan jamu kepada tiga pasien yang telah sembuh dari COVID-19, di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (16-3-2020).

Sedangkan, menurut keterangannya bahwa curcumin bisa digunakan untuk mengendalikan sitokin.

"Nah curcumin sudah dibuktikan bahwa dia bisa mengendalikan sitokin."

"Jadi dengan mengkonsumsi curcumin maka sel-sel itu terhindar kerusakan jadi meskipun di situ ada virus," kata Nidom.

Baca Juga: Mengejutkan! Ahli Sebut Penyebaran Virus Corona Kian Melambat, Pakar China Justru Peringatkan Gempuran Susulan, Ada Apa?

Baca Juga: Mandi dengan Air Panas Disebut Bisa Matikan Virus Corona! Ini Fakta Sebenarnya!

"Jadi orang akan sembuh di situ orang akan menangkal di situ," imbuhnya.

Nidom menjelaskan, Curcumin itu ada di dalam tanaman herbal seperti jahe, kunyit, temulawak dan lain-lain.

"Curcumin itu ada di saya sebut empon-empon, kalau bahasa kami empon-empon itu terdiri dari jahe, kemudian temulawak, kunyit, dan sebagainya," lanjutnya.

Lalu, ia memamerkan serbuk herbal yang masih akan ditelitinya.

Meski demikian, orang sudah bisa menangkal Virus Corona dengan tanaman-tanaman herbal.

Baca Juga: Sering Banget Tanpa Sadar Kita Lakukan, Begini Tips Mudah menghilangkan Kebiasaan Pegang Wajah untuk Cegah Virus Corona

Baca Juga: Peneliti Ungkap Hasil Otopsi Jenazah Korban Corona, Terkejut Ketika Temukan Deretan Organ Dalam Ini Rusak Parah dan Kondisnya Mengerikan

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Lebih dari Setengah Pasien Virus Corona Dinyatakan Sembuh, Apa Rahasianya? Ini Kata Menkes Terawan