Waspada! Bukan Karena Jadi Garda Terdepan Tangani Pasien Virus Corona, Ratusan Tenaga Medis Justru Ikut Terinfeksi Karena Hal Ini

By Siti Afifah, Senin, 6 April 2020 | 14:15 WIB
Ratusan tenaga medis positif terinfeksi virus corona, namun bukan karena tertular pasien melainkan karena hal ini! (Kolase tribunnews)

Waspada! Bukan Karena Jadi Garda Terdepan Tangani Pasien Virus Corona, Ratusan Tenaga Medis Justru Ikut Terinfeksi Karena Hal Ini

SajianSedap.com - Sebuah kejadian pasien Covid-19 tak biasa terjadi di Malaysia.

Pemerintah setempat menemukan sebanyak 138 tenaga medis dari Kementerian Kesehatan Malaysia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Namun, anehnya penularan virus corona ini tak terjadi pada saat tenaga medis ini bertugas.

Dikutip dari The Star, kejadian ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah.

Ia mengatakan bahwa tidak ada tenaga medis tersebut yang terinfeksi karena menangani pasien Covid-19 di bangsal rumah sakit maupun unit perawatan intensif (ICU). 

Baca Juga: Mercure Hotel Jakarta Kota, Lives Up To Be Stylish In A Modest Yet Luxurious Way

Baca Juga: The Legendary Nasi Campur Warung Wardani is Now Available in Bintaro! Here's What It Looks Like!

Sebab, dari 138 kasus tersebut terdapat 58 pasien yang terinfeksi di acara resepsi pernikahan.

Tenaga Medis Terinfeksi Corona

Nahasnya, resepsi pernikahan tersebut rupanya juga dihadiri oleh orang-orang yang pernah datang di acara pertemuan tabligh di Masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur, Malaysia.

"Lima puluh delapan kasus terkait dengan resepsi pernikahan yang dihadiri oleh orang-orang yang juga menghadiri pertemuan tabligh di Sri Petaling," kata Noor Hisham, Jumat (3/4/2020).

Sementara, 14 kasus terinfeksi dari pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang berobat berdasarkan gejala yang timbul atau simtomatik tetapi tidak sadar.

Selain itu, ada pula dua kasus yang tidak menginformasikan jika pernah menghadiri pertemuan tabligh di Sri Petaling.

"Dua kasus tidak menginformasikan bahwa mereka telah menghadiri pertemuan tabligh di Sri Petaling," lanjutnya.

Baca Juga: Peneliti Mulai Temukan Titik Terang! Uji Coba Obat Virus Corona Memasuki Tahap Akhir: 'Obat Ini Terbukti Efektif'

Baca Juga: Bikin Gempar Satu Indonesia! Update Data Pusat Salah, Pasien Terinfeksi Virus Corona Jadi Membludak 6 Kali Lipat! Begini Faktanya

Lebih lanjut, ada sembilan kasus yang terlibat kontak dengan anggota keluarga yang dinyatakan positif virus corona.

Enam kasus lainnya memiliki riwayat bepergian ke luar negeri.

Artikel Berlanjut Setelah Video Berikut Ini

Cara Pencegahan

Sementara itu, ada juga empat kasus yang tertular dari temannya yang berstatus positif Covid-19.

Terakhir, ada tiga kasus yang disebabkan oleh paparan virus corona selama pemeriksaan kesehatan.

"Sumber infeksi untuk 42 kasus sisanya masih diselidiki," kata Noor Hisham.

Dikutip dari Bernama, Noor Hisham memperingatkan kepada semua petugas medis untuk meningkatkan tindakan preventif diri sendiri.

Baca Juga: Terungkap Tampilan Sesungguhnya Virus Corona! Ilmuan India Perlihatkan Hasil Mikroskop Hingga Temuan Terbarunya!

Baca Juga: Pendapatan Menurun Drastis Akibat Corona, Pemilik Warteg Justru Bagikan 100 Porsi Makanan Gratis Kepada Para Ojol, ini Alasannya

Semua profesional kesehatan dan para tenaga di garis terdepan, termasuk praktisi medis swasta dan organisasi non-pemerintah yang terlibat dalam merawat pasien Covid-19.

Perlu menggunakan masker wajah dan alat pelindung diri (APD) serta mengambil tindakan pencegahan lain untuk menghindari infeksi, terutama saat melakukan prosedur klinis.

Noor Hisham juga menambahkan untuk masyarakat yang bermaksud berobat harus jujur memberikan informasi seputar kegiatan keseharian sebelum datang berobat.

"Kementerian Kesehatan juga meminta orang-orang yang datang berobat untuk secara jujur ​​memberikan informasi yang diperlukan,"

"Tentang kontak dekat yang mereka miliki dengan kasus positif Covid-19, kehadiran mereka di pertemuan massa dan perjalanan ke luar negeri,” tambahnya.

Baca Juga: Menyayat Hati! Korban Virus Corona Terus Berjatuhan Hingga Tak Ada Lahan Pemakaman, Keluarga Ini Terpaksa Tinggal Serumah dengan Mayat

Baca Juga: Akibat Corona, Penyanyi Ini Sepi Job Sampai Bongkar Buku Tabungan Demi Bertahan Hidup, 'Pengeluaran Cuma Di Makan'

Ilustrasi gambar tes darah Corona

Sampai saat ini, berdasar data yang dirilis Worldometers per Sabtu (4/4/2020) pukul 18.13 WIB, Malaysia sudah mengkonfirmasi kasus positif Covid-19 sebanyak 3.483 orang.

Namun, angka kematian di Malaysia relatif sedikit yakni hanya 57 kasus.

Sementara angka kesembuhannya sudah mencapai 915 kasus.

Sebelumnya diwartakan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memilih Malaysia sebagai negara yang akan diuji coba untuk obat Covid-19.

Obat yang akan diuji coba tersebut adalah Remdesevir.

Baca Juga: Kabar Baik Di Tengah Wabah Corona, Warga Desa Saling Berbagi Sayur Hingga Ikan Segar Di Pagar Rumah

Baca Juga: Bukan Sembuh, Artis Cantik Ini Justru Alami Efek Samping Mengerikan Pasca Minum Obat! Ternyata Konsumsi Ini yang Ampuh Lenyapkan Virus Corona

Tes ini dilakukan untuk menguji efektifitas obat untuk mengobati pasien Covid-19.

Melansir Straits Times, NSC mengatakan Malaysia dipilih karena kemampuan Kementerian Kesehatan untuk melakukan penelitian.

Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah menjelaskan, Kementerian Kesehatan akan merawat pasien virus corona dan memberinya Remdesevir.

Selanjutnya pasien itu akan terus dipantau perkembangannya, meliputi efektifitas sampai efek sampingnya.

Baca Juga: Menakjubkan! Nenek Berusia 102 Tahun Berhasil Lawan Virus Corona, Ternyata Ini yang Jadi Kunci Rahasianya Untuk Bangkit!

Baca Juga: Padahal Jumlah Pasien Positif Corona Tertinggi di Indonesia, Warga Di Jakarta Masih Berdesak-desakan Belanja Di Pasar

 

Artikel ini telah tayang di Tribunpalu.com dengan judul Bukan karena Tangani Pasien Covid-19, 138 Tenaga Medis Malaysia Positif Virus Corona Gegara Hal Ini