Izinkan Suami Menikah lagi dengan Wanita yang Beda 30 Tahun, Terungkap Sosok Istri Pertama Pak Tarno yang Bikin Dapur Terus Ngebul

By Raka, Minggu, 24 Mei 2020 | 17:15 WIB
Sosok istri pertama Pak Tarno (Tribunnews.com)

SajianSedap.com - Istri pertama dari Pak Tarno merelakan sang suami untuk poligami.

Pak Tarno pun menikah lagi dengan seorang pramugari yang terpaut usia 30 tahun!

Terungkap juga profesi sang istri pertama Pak Tarno yang bikin dapur terus ngebul!

Pesulap tradisional yang satu ini kerap kali mengundang gelak tawa bagi penontonnya, siapa lagi kalau bukan Pak Tarno.

Baca Juga: Diduga Cerai Karena Makan Hati Dipoligami, Shinta Tanjung Akhirnya Rujuk Kembali dengan Ustaz Zacky Mirza! Alasannya Terungkap

Namun sayangnya kini Pak Tarno sudah jarang tampil di televisi.

Meski begitu, siapa sangka Pak Tarno rupanya memiliki seorang istri muda.

Tak hanya lebih muda, namun istri keduanya ini berprofesi sebagai seorang pramugari.

Sudah dapat izin istri

Pak Tarno bahkan sempat menyamakan kecantikan sang istri ini dengan Olla Ramlan.

Melansir Tribunnews, awal dari kisah asmara Pak Tarno dengan Pramugari ini berawal dari telepon saja.

Baca Juga: Alami Pahitnya Dipoligami Hingga Pilih Cerai, Nia Daniaty Malah Dijodohkan dengan Pengacara Lagi! Enggak Kapok?

Baca Juga: Tanpa Pernah Izin, Istri Pertama Baru Tahu Dipoligami saat Meggy Sudah Mengandung Buah Cintanya dengan Kiwil

Baca Juga: Nikah Cuma Seumur Jagung, Salmafina Sunan Bongkar Hampir Dipoligami Taqy Malik, 'Hampir jadi Korban'

Ia bahkan mengaku kalau dirinya sampai tidak bisa tidur karena terlalu lama telepon.

Setelah berhasil melelehkan hati pramugari cantik ini, keduanya pun akhirnya melangsungkan pernikahan pada 2013 lalu.

Kini Pak Tarno dan sang isttri rupanya sudah memiliki seorang anak.

Pesulap tradisional yang berasal dari Brebes, Losari, Jawa Tengah ini sempat blak-blakan mengenai istri keduanya dalam sebuah acara Pagi Pagi Pasti Happy pada 17 Oktober 2019.

Pada saat itu Uya Kuya sebagai pembawa acara sedang membahas anak Pak Tarno.

Artikel berlanjut setelah video berikut ini.

 

"Pak Tarno itu anak siapa kenapa gak mirip Pak Tarno?" tanya Danang yang merupakan co-host Pagi Pagi Pasti Happy.

"Anak saya gak mirip saya, karena mirip mamanya," jawab Pak Tarno.

"Kalau mirip saya, nanti item, kecil, pendek. Kalau mirip mamanya kan tinggi, putih, cantik," lanjut Pak Tarno.

Iis Dahlia yang juga merupakan co-host lainnya masih tidak mempercayai apa yang dikatakan Pak Tarno.

Baca Juga: Padahal Harmonis, Nicta Gina Tiba-tiba Bicara Soal Suami Minta Poligami! Tanggapannya Bikin Geleng Kepala, Siap Dimadu?

"Jadi beneran itu pramugari?" tanya Iis Dahlia.

"Iya," jawab Pak Tarno membenarkan.

"Pramugari apa sih?" tanya Iis Dahlia lagi.

"Pesawat Garuda," jawab Pak Tarno.

"Oh cucok loh," imbuh Iis Dahlia.

Uya Kuya oun jadi ikut penasaran mengenai kisah Pak Tarno dengan sang istrinya yang merupakan Pramugari ini.

"Itu nikahnya berapa lama?" tanya Uya Kuya.

Baca Juga: Pantas Istri Pertama Sampai Rela Mengantar Suami Poligami, Ternyata Begini Cara Istri Baru Abah Cijeungjing Mencari Sesuap Nasi

"Oh, udah lama. Anaknya aja udah 2 tahun," jawab Pak Tarno.

Lalu Uya Kuya mulai penasaran juga dengan bagaimana respon dari istri pertamanya ketika Pak Tarno memutuskan untuk menikah lagi.

"Pak Tarno, waktu nikah sama istri kedua (pramugari), itu izin sama istri pertama nggak?" tanya Uya Kuya.

"Iya dong," jawab Pak Tarno.

Dikasih izin? Apa bilangnya?" cecar Uya Kuya Kuya.

"Iya dikasih izin. (istri pertama bilang) Gak apa-apa. Namanya artis risiko," ucap Pak Tarno.

Sempat tak mendapat restu istri pertama

Di balik kisah asmara dengan pramugari itu, ternyata Pak Tarno masih memiliki istri sah di kampung halamannya.

Baca Juga: Makan Hati! Bertahun-Tahun Jalani Poligami Namun Tak Pernah Akur, Kiwil Jatuhkan Talak Bersamaan Pada 2 Istrinya

Hubungannya dengan pramugari tersebut sempat tidak direstui oleh istrinya.

Menurut Pak Tarno, dirinya kini hanya ingin fokus pada kariernya untuk menghidupi keluarganya yang tinggal di Bogor.

Anak dan istri pertamanya memang memilih untuk tidak ikut tinggal di Jakarta.

Apalagi sang istri memiliki pekerjaan di kampung halamannya sebagai pedagang.