Wanita Wajib Tahu, Begini Cara Benar Membuang Pembalut Haid Agar Tidak Sebabkan Kerugian! Selama Ini Anda Salah?

By Marcel Mariana, Minggu, 22 November 2020 | 08:30 WIB
Puan Maharani Angkat Bicara Soal Berita Remaja yang Minum Air Rebusan Pembalut Sebagai Ganti Narkoba (adventuresofalabornurse.com)

Wanita Wajib Tahu, Begini Cara Benar Membuang Pembalut Haid Agar Tidak Sebabkan Kerugian! Selama Ini Anda Salah?

Sajiansedap.com - Wanita pasti mengalami siklus menstruasi setiap bulan. 

Tapi, coba deh perhatikah, apakah cara anda membuang pembalut selama ini sudah benar?

 

Ya, pertanyaan ini menarik lantaran kebanyakan anak perempuan atau remaja pastinya masih sangat mengalami kesulitan ketika sedang haid.

Baca Juga: Jadi Kebiasaan, Malas Ganti Pembalut Bisa Datangkan Malapetaka Ini Bagi Tubuh! Wanita Harus Tahu

Terutama ketika mereka banyak orang tidak tahu tahu bagaimana harus membuang pembalut bekas menstruasinya.

Penelitian telah menunjukkan bahwa membuang pembalut bekas di tempat terbuka, dibuang ke jamban, membakar atau menguburnya, tidak aman dan tidak higienis, terutama bagi lingkungan.

Jadi, bagaimana cara membuang pembalut yang benar?

Cara Membuang Pembalut yang Benar

Di negara-negara berkembang, terutama di pedesaan seperti di India dan Ethiopoa, mereka membakar atau membuang penyerap menstruasi di ruang terbuka, atau dibuang di jamban.

Di komunitas berpenghasilan rendah di Bangladesh, beberapa wanita membuang kain bekas mereka di selokan dan saluran air.

Di negara-negara modern sama saja, wanita membuang penyerap menstruasi mereka ke toilet karena dianggap sebagai pilihan sekali pakai yang terpisah karena mereka merasa tidak nyaman membuangnya di tempat terbuka.

Baca Juga: Cuma Satu Kata Menggambarkan Udang Goreng Cornflake Saus Lemon, Maknyus!

Baca Juga: Menjijikan! Wanita Ini Temukan Pembalut Dalam Makanannya, Pihak Restoran Harus Ganti Rugi Rp 2,1 Miliar

Hanya beberapa yang menerapkan dibuang melalui pengelolaan limbah padat.

Sebenarnya ada cara efektif untuk membuang limbah menstruasi dengan benar agar kita dan lingkungan sekitar tetap bersih dan higienis.

- Insinerator bekerja paling baik dalam membuang limbah menstruasi dengan benar dengan membakar pembalut dengan bantuan listrik.

Insinerator menggunakan listrik untuk memanaskan koil pemanas yang akan membakar pembalut yang dibuang ke dalamnya.

Saat bantalan terbakar, berubah menjadi abu, yang terkumpul di pengumpul abu yang dapat dilepas di bagian atas insinerator.

Perangkat ini dapat digunakan di sekolah, perguruan tinggi, tempat kerja, rumah sakit, dll

Baca Juga: Asyik Minum di Kedai Bubble Tea, Mobil Mewah Ini Malah Ditempeli Pembalut! Ternyata Ini Alasannya

- Tempat sampah tertutup khusus harus dipasang untuk membuang limbah menstruasi dengan benar.

Kantong kertas pembuangan harus disediakan untuk membuang produk menstruasi.

- Jangan membuang limbah menstruasi bersama dengan limbah rumah tangga. 

Bungkus pembalut dengan benar di koran dan kemudian buang ke tempat sampah.

Artikel Berlanjut Setelah Video di Bawah ini : 

Air Rebusan Jahe untuk Kram saat Menstruasi

Tak perlu obat, coba buat air rebusan jahe karena dapat digunakan untuk mengurangi nyeri akibat kram menstruasi.

Jahe efektif dalam meredakan peradangan dan nyeri, serta dapat membantu meredakan nyeri yang terkait dengan kram menstruasi.

Baca Juga: BERITA TERPOPULER : Dari Kopi Sachet Indonesia Ini Justru Laris Manis di Luar Negeri sampai Tips Bikin Ati Ampela Goreng Ala Warteg

Bumbu dapur ini juga digunakan untuk mual dan sakit perut, gejala yang terkadang menyertai menstruasi.

University of Maryland Medical Center merekomendasikan untuk mengonsumsi jahe dua hingga tiga kali sehari saat Anda mengalami kram menstruasi.

Baca Juga: Resep Daging Cabai Daun Ketumbar Enak, Hidangan Favorit Dengan Cita Rasa yang Menggoda

Dapatkan aneka resep praktis dan mudah langsung dari handphone sase lovers dengan berlangganan emagz tabloid saji dengan klik di sini

Artikel Telah Ditayangkan di health.grid.id dengan Judul, Cara Tepat Membuang Pembalut Haid Agar Tak Mencemari Lingkungan