Nyesel Baru Tahu Sekarang, Jemur Baju dalam Rumah Bikin Keluarga Jadi Pendek Umur Hingga Muntah Darah, Ngeri

By Raka, Rabu, 25 Agustus 2021 | 18:40 WIB
Keenan Pearce jemur pakaian dalam rumah (Instagram/keenanpearce)

SajianSedap.com - Suka menjemur pakaian dalam rumah?

Kebiasaan ini sering dijumpai di sejumlah elemen masyarakat.

Baik di kota maupun pedesaan.

Hal ini lantaran cuaca hujan di Indonesia suka sulit tertebak.

Baca Juga: Park Hotel Cawang-Jakarta: A Textbook Business Hotel That Has Done Things More Than Necessary

Alhasil kita lebih memilih menjemur pakaian di dalam rumah agar cepat kering.

Namun, kebiasaan ini justru mengundang masalah baru.

Terutama dapat membuat tubuh merasakan hal buruk ini dalam sekejap.

Bahaya menjemur pakaian dalam rumah

Ternyata menjemur di dalam rumah dapat memicu berkembangnya spora jamur Aspergillus Fumigatus.

 

Dikutip dari Nakita.Id, menurut Profesor David Denning dan timnya dari National Aspergillosis Centre di Manchester telah mengeluarkan peringatan setelah mengobati semakin banyak pasien yang menghirup udara yang dipenuhi jamur Aspergillus.

Denning menjelaskan, pakaian basah mengandung hampir dua liter air yang dilepaskan ke dalam ruangan.

Baca Juga: Jangan Sampai Nyesel Belakangan! Dikira Sehat, Sayur Kol Justru Bahaya Banget Kalau Dimakan Orang dengan 5 Kondisi Ini, Jangan Main-main!

Kebanyakan orang memang bisa kebal terhadap jamur yang tumbuh dalam kondisi lembab atau tubuhnya dapat melawan infeksi.

Namun, tidak demikian bagi orang yang memiliki asma dan sistem kekebalan tubuhnya lemah.

"Pada penderita asma bisa batuk-batuk dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah seperti pasien kanker yang menjalani kemoterapi, pasien AIDS dan orang yang memiliki penyakit auto imun, bisa terkena aspergillosisoo paru," terang Denning.

Artikel berlanjut setelah video berikut ini.

 

 

Denning menyarankan agar pakaian basah dikeringkan di luar rumah atau gunakan mesin pengering.

Jika terpaksa harus di dalam ruangan, pilihlah yang jauh dari kamar tidur dan ruang tamu.

Sebagai contoh, seorang warga bernama Mather (43) didiagnosis aspergillosis paru.

Mather sering batuk dan berkeringat di malam hari ketika mengeringkan pakaian dalam rumah.

Ia akhirnya harus meminum obat untuk mencegah infeksi jamur tersebut.

Baca Juga: Awas! Gegara Lupa Copot Kuncir Rambut saat Tidur, Wanita Ini Menyesal Seumur Hidup Kena Efek Mengerikan Ini

"Dokter mengatakan kepada saya bahwa hal itu bisa membuat kondisi saya menjadi lebih buruk.

Akhirnya selama 12 bulan terakhir saya tidak keringkan pakaian di dalam ruangan dan saya melihat peningkatan yang cukup baik terhadap kesehatan saya," kata Mather.

Jamur Aspergillus selama ini diketahui dapat mengganggu tenggorokan, menyebabkan sinus, menbahayakan paru-paru, hingga menyebabkan batuk darah.