Luncurkan Tiga Resep Eksplorasi Baru di Balik Kemasan Pouch, Kecap Sedaap Gandeng Chef Willgoz Gelar Kompetisi Masak “Si Paling Master”

By Intan Yusan S, Rabu, 29 November 2023 | 20:10 WIB
Para pemenang Si Paling Master, kompetisi masak Kecap Sedaap. ()

Sajiansedap.com – Kecap, selain jadi kondimen berbagai hidangan khas Indonesia, juga menjadi salah satu bahan baku utama yang kerap digunakan masyarakat Indonesia dalam memasak. 

Melihat hal ini, Kecap Sedaap sebagai kecap manis produksi WINGS Food menghadirkan kampanye “Si Paling Master”.

Kampanye ini bertujuan mencari talenta pemasak terbaik di antara pekerja kantoran se-Jabodetabek, menggunakan bahan masakan Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special.

Tak hanya itu, Kecap Sedaap juga sekaligus memperkenalkan kemasan baru Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special, berkolaborasi bersama Chef William Gozali (Willgoz), yang ditunjuk sebagai brand ambassador.

Puncak acara Final Pencarian Kecap Sedaap Si Paling Master berlangsung di Gading Festival Sedayu City pada 25 November 2023 lalu, sebagai tahap final kompetisi masak bersama para finalis.

Baca Juga: Jenis-jenis Kecap Buat yang Baru Mau Coba Masak, Salah Satunya Malah Bisa Jadi Obat Alami

Baca Juga: 5 Resep Ayam Kecap Enak Untuk Ide Menu Harian yang Pasti Mudah Dibuat

Penjurian Si Paling Master oleh Chef WillGoz.

MENCARI TALENTA BARU DI BIDANG MASAK MEMASAK

Brand Representative Kecap Sedaap, Valentino Chandrawinata, mengatakan, “Kami sangat senang melihat antusiasme pecinta kuliner Indonesia yang senang bereksplorasi masakan fusion, menunjukkan hobi, dan kemampuan masaknya selama kompetisi Si Paling Master.”

Dengan kelezatan rasa Kecap Sedaap yang terbuat dari kedelai hitam berkualitas, serta hadirnya resep baru yang ada di belakang kemasan Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special hasil kolaborasi dengan Chef Willgoz, Valentino berharap, dapat membuat masyarakat semakin senang dalam melakukan eksplorasi masakan fusion.

Pencarian gelar Si Paling Master diawali babak kualifikasi, melalui kompetisi memasak yang melibatkan 20 kantor se-Jabodetabek, dengan jumlah partisipan awal mencapai 180 orang.

Setiap tim terdiri dari tiga orang dan hanya diberikan waktu selama 15 menit untuk memasak secara estafet.