Terkurung Di Kapal Pesiar yang Jadi Tempat Karantina Virus Corona, 78 WNI Justru Dinyatakan Sehat dan Cuma Minta Mi Instan

By Raka, Sabtu, 15 Februari 2020 | 17:30 WIB
Dinyatakan sehat, para WNI yang ada di kapal siar justru cuma minta mi instan (Kolase tribunnews)

Terkurung Di Kapal Pesiar yang Jadi Tempat Karantina Virus Corona, 78 WNI Justru Dinyatakan Sehat dan Cuma Minta Mi Instan

SajianSedap.com - Cerita unik ini dialami oleh para WNI yang terjebak di kapal pesiar yang menjadi jadi tempat karantina virus corona.

78 WNI yang berada di kapal pesiar tersebut justru dinyatakan sehat.

Bahkan mereka hanya meminta mi instan dan obat tolak angin selama masa karantina.

Sejumlah Warga Negara Indonesia yang dikarantina di kapal pesiar di Jepang akibat virus corona mengisahkan keseharian hingga kekhawatiran mereka.

Baca Juga: Setelah Tak Bisa Minum hingga Harus Pakai Popok, Para Perawat Pasien Virus Corona Kini Menggunduli Kepalanya, ini Alasannya

Sasa, salah satu warga Indonesia yang bekerja sebagai kru di Diamond Princess awalnya ragu menceritakan kondisi di dalam kapal.

"Mohon maaf, Sasa belum bisa memberikan informasi karena masa karantina kami belum selesai," ujarnya dilansir ABC Indonesia Jumat (14/2/2020).

Meski begitu, dia bersedia mengisahkan pengalamannya di mana dia tetap bekerja seperti bisa meski di tengah karantina virus corona.

Dia menuturkan para penumpang tidak diperbolehkan untuk keluar kamar, kecuali jika kamar mereka tidak mempunyai jendela.

Meski pun diperbolehkan untuk ke luar kamar, Sasa yang bekerja di bagian restoran kapal pesiar mengatakan, ada batas waktu bagi mereka.

Sasa menuturkan, dia terbiasa bekerja dengan melayani pesanan penumpang melalui telepon, dan mengantarkan makanan mereka ke kamar.

Baca Juga: Cuma Sejengkal dari Tempat Karantina Virus Corona, Begini Cerita Mahasiswa Indonesia yang Harus Keluar Rumah Demi Cari Makan

Baca Juga: Terisolasi Karena Virus Corona, Wanita di China Teriak Minta Tolong saat Suami Sekarat, Nangis Putus Asa Tak Ada yang Bantu

Baca Juga: Demi Konten Viral, Selebgram Ini Nekat Buat Tutorial Sebarkan Virus Corona Hingga Lakukan Hal Menjijikan Ini di Supermarket!

Karena itulah, dia mengaku khawatir dengan kesehatannya.

"Kami para WNI ini harus bekerja di lingkungan orang yang positif virus corona," ujarnya.

Dia mengaku khawatir karena meski sudah ada yang positif dan dipindahkan ke rumah sakit, yang tersisa belum diketahui apakah masih sehat atau tidak.

Artikel berlanjut setelah video berikut ini.

 

"Apalagi, sudah ada yang positif Covid-19 (virus corona) walaupun tidak mengalami gejala tersebut," tutur Sasa kembali.

 

Hanya minta mi instan

Sasa melanjutkan, selama ini pemeriksaan yang dilakukan otoritas Jepang baru diprioritaskan kepada penumpang Diamond Princess.

Dia menjelaskan orang yang positif terinfeksi virus, dan mengalami demam tinggi saja yang diperiksa.

Dia dan kru kapal lainnya belum dicek.

Baca Juga: Bukan Kelelawar, Sup Daging Hewan ini yang Justru Disebut-sebut Peneliti Sebagai Perantara Virus Corona

Meski begitu, Sasa berujar awak kapal sudah dibekali dengan termometer, di mana jika ada yang mengalami panas di atas 37 derajat Celsius diminta melapor.

Keterangan Sasa sejalan dengan awak lainnya asal India, Binay Kumar Sarkas, yang berkata mereka juga diperlengkapi masker serta sarung tangan.

Pemerintah Negeri "Sakura" dilaporkan hanya bisa mengetes sekitar 300 sampel per hari, padahal ada lebih dari 3.700 oang penumpang dan awak kapal.

Direktur Pemantauan dan Karantina Kesehatan Kemenkes RI Vensya Sitohang berkata, 78 WNI yang ada di kapal sudah dinyatakan sehat.

"Tentunya mereka sudah selesai masa observasi, sehingga harusnya tak ada lagi perlakuan khusus buat merekanya," kata Vensya di Kantor Staf Presiden, Rabu (12/2/2020).

Vensya menambahkan, para WNI itu akan diberi kartu kewaspadaan kesehatan atau health alert card saat dipulangkan ke Indonesia.

Untuk memenuhi permintaan para WNI di Diamond Princess, Kedutaan Besar RI (KBRI) di Tokyo sudah mengantarkan sejumlah barang pada Rabu (12/2/2020).

Di antaranya adalah cairan penolak masuk angin, mie instan, hingga vitamin C.

Barang tersebut diantar ke petugas pelabuhan Yokohama, untuk selanjutnya diserahkan kepada penumpang asal Indonesia.

Dalam kicauannya di Twitter, KBRI Tokyo menyatakan bahwa para WNI menyambut kiriman tersebut meski "tidak terlalu banyak, namun cukup menghibur".

Dimulai dari dari satu penumpang yang terinfeksi saat diturunkan di Hong Kong, jumlah kasus penularan virus corona terus bertambah.

Hingga saat ini, jumlah orang yang positif tertular virus asal Wuhan, China tersebut sudah mencapai 218 menurut data per Kamis

Baca Juga: Sudah Telan Lebih dari 1000 Korban Meninggal, Ternyata ini yang Jadi Alasan Indonesia Masih Bebas dari Virus Corona, Pantas WHO Heran