Warga Tolak Pemakaman Jenazah Suspect Corona, Bergerombol Tutup Jalan Hingga Teriakan Kata Kasar sampai Ambulans Putar Balik

By Virny Apriliyanty, Rabu, 1 April 2020 | 08:18 WIB
Warga Tolak Pemakaman Jenazah Suspect Corona, Bergerombol Tutup Jalan Hingga Teriakan Kata Kasar sampai Ambulans Putar Balik (Instagram.com/@mak_nyinyiir)

Akibat aksi penolakan ini, jenazah berinisial AP itu terpaksa dikembalikan ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo.

"Jenazahnya dibawa kembali ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar," ujarnya.

 

Sebelumnya Juga Terjadi pada Jenazah Lain

Siapa sangka, pada Senin (30/03/2020), kasus yang sama juga terjadi di Makassar, kali ini di daerah Gowa.

Dikutip dari TribunTimur, Seorang PDP Covid-19 berinisial AR (52) meninggal dunia saat masih dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar pada Minggu (29/3).

Baca Juga: Mengiris Hati! Padahal Sudah Bertaruh Nyawa Demi Tangani Pasien Corona, Semua Pasti Kaget Saat Tahu Penghasilan Perawat Cuma Segini!

Baca Juga: Situasi Jakarta Mengkhawatirkan! Dengan Suara Bergetar, Anies Baswedan Ungkap Strategi yang Akan DIlakukan Demi Basmi Wabah Corona

AR merupakan warga Gowa, Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat dia hendak dimakamkan, warga Kecamatan Manggala Sulawesi Selatan, menolak prosesi pemakaman AR.

Dia diusir dan ditolak oleh warga, hal itu membuat Jenazah AR tidak bisa disemayamkan di pemakaman umum yang sudah ditetapkan.

AR sendiri adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang jenazahnya ditolak oleh warga.

Saat dibawa dengan ambulans, di pemakaman Baki Nipanipa, ambulans tersebut diusir warga dan ditolak.