Ashanty Divonis Dokter Idap Penyakit Autoimun, Ternyata Kondisi Kulit Seperti Ini Bisa Jadi Gejala Awalnya! Waspadai Sekarang Juga

By Siti Afifah, Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:30 WIB
Perhatikan mulai sekarang, terjadi tanda ini pada kulit bisa jadi gejala awal autoimun seperti yang diidap Ashanty (Instagram/ashanty_ash)

Gejala Awal Autoimun

Perlu Anda tahu bahwa penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh membuat antibodi dan sel-sel kekebalan yang menyerang jaringan tubuh kita sendiri.

Gejala awal yang paling lazim adalah inflamasi.

Biasanya inflamasi ini berwujud mulai dari masalah perut hingga kemerah-merahan di kulit.

Baca Juga: Autoimun Renggut Nyawa Ibunda Mikha Tambayong, Bumbu yang Sering Banget Dipakai Masak Setiap Hari ini Bisa jadi Penyebab Utamanya!

Baca Juga: Makanan Penyebab Autoimun, Bumbu Dapur ini Ternyata Bisa Sebabkan Autoimun yang Belum Ada Obatnya

gejala autoimun: inflamasi

Faktanya, saat ini penyakit autoimun semakin banyak.

Review literatur baru-baru ini menyimpulkan tingkat kejadian penyakit-penyakit autoimun rematik, endokrinologi, gastrointestinal dan neurologi meningkat antara 4-7 persen setiap tahun.

"Peningkatan terbesar terjadi negara-negara belahan utara maupun selatan," ujar Geoff Rutledge, dokter asal California dan kepala bagian medis Health Tap seperti dilansir dari kompas.com pada 2016 silam.

Tetapi, peningkatan penyakit itu memang benar-benar terjadi atau karena dokter lebih teredukasi akan gejala dan tandanya, sehingga mampu mendiagnosa lebih efektif.

Dr Rutledge mengatakan keduanya bisa terjadi.

"Benar bahwa kami memperluas definisi penyakit autoimun.”

Baca Juga: Nikah Lagi dengan Pria yang Beda 19 Tahun, Siapa Sangka Berat Badan Qory Sandioriva Sempat Naik 50 kg Akibat Penyakit Mematikan ini

Baca Juga: Kabar Duka Datang dari Putri Indonesia 2009, Sang Ibunda Meninggal Dunia di Usia 55 Tahun, Penyakit yang Pernah Menyerang Ashanty Ini Jadi Penyebabnya

“Semakin banyak masyarakat mengenal penyakit ini, lebih banyak lagi yang terdiagnosa.”

“Kami pun memiliki lebih banyak lab yang mendeteksi kondisi autoimun yang belum simptomatik," katanya.

Artikel Berlanjut Setelah Video Berikut Ini