Sering Ada di Meja Makan, Stop Makan Ikan Jenis Ini Kalau Masih Sayang Nyawa Anda! Bisa Picu Munculnya Kanker Otak

By Virny Apriliyanty, Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:15 WIB
Aneka ikan tangkapan nelayan desa Cilamaya Girang. Ikan-ikan ini akan dikirim ke Jakarta untuk didis (Yunaidi Joepoet)

Seting Ada di Meja Makan, Stop Makan Ikan Jenis Ini Kalau Masih Sayang Nyawa Anda! Bisa Picu Munculnya Kanker Otak

SajianSedap.com - Tanpa sadar, ada ikan berbahaya yang sering kita jadikan lauk di meja makan, lo.

Yuk, stop makan ikan jenis ini kalau masih sayang nyawa Anda.

Masih ingat dengan himbauan Menteri Susi yang menghimbau kita untuk makan ikan setiap hari?

Ya, makan ikan memang terkenal menyehatkan. 

Dibanding daging, ikan lebih kaya vitamin dan lebih sedikit mengandung kolesterol.

Baca Juga: Pantas 'Diharamkan' Pemerintah, ini 5 Bahaya Menggoreng dengan Minyak Curah, No. 3 Bikin Bulu Kuduk Setiap Wanita Berdiri

Baca Juga: Kanker Hati Renggut Nyawa Alex Komang, Ternyata Jajanan Sejuta Umat Ini Bisa Jadi Penyebab Utamanya, Hati-Hati

Karena itu, paling sedikit kita disarankan makan ikan minimal seminggu sekali demi kesehatan, terutama jantung.

 

Bukan hanya sebagai sumber protein saja, ikan juga mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung dan otak, terutama anak-anak.

Tetapi, sebelum Anda mengonsumsi ikan, ada baiknya mengetahui kalau ada jenis ikan yang tinggi merkuri, lo. 

Merkuri ini berbahaya banget untuk otak. 

Yuk, catat baik-baik!

Ikan yang Tinggi Merkuri

The US Food and Drug Administration and the Environmental Protection Agency (FDA) atau badan pengawas makanan dan obat-obatan Amerika Serikat melaporkan, ada beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri.

Seperti yang kita tahu, merkuri adalah zat beracun.

Risiko keracunan merkuri ikan bisa terjadi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan anak-anak.

Begini Cara Sederhana Untuk Menghilangkan Bau Amis Pada Ikan

 

Baca Juga: Pantas Dijadikan Camilan, Cuma Kunyah Kacang Tanah Ternyata Tubuh Bisa Terhindar dari 2 Penyakit Ganas Ini

Baca Juga: Gak Kalah dari Bayam Hijau, Rutin Makan Bayam Merah Tiap Hari Ternyata Ampuh jadi Obat Alami Berbagai Penyakit Mematikan ini

Penelitian menunjukkan, merkuri punya efek buruk pada otak.

 Hal ini tentu akan berbahaya bagi tumbuh kembang anak.

Dilansir dari elitereaders.com, FDA dan EPA menyarankan, wanita usia subur mulai dari 16 tahun hingga 49 tahun sebaiknya membatasi mengonsumsi ikan bermerkuri.

Lalu, berapa banyak porsi ikan yang aman dikonsumsi?

Ibu hamil dan menyusui bisa makan tiga porsi ikan dengan tingkat merkuri rendah dalam seminggu.

Sedangkan ikan dengan level merkuri tinggi, cukup sekali seminggu mengonsumsinya.

Anak-anak berusia dua tahun ke bawah bisa makan hingga dua porsi per minggu.

Supaya tidak salah konsumsi jenis ikan, sebaiknya cek daftar ikan dan kadar merkuri yang disarankan oleh FDA.

Ikan dengan tingkat merkuri rendah

Baca Juga: Kalau Saja Tahu Manfaat Daun Bawang Bisa Mencegah Penyakit Mematikan, Kita Tidak Perlu Lagi Beli Obat Mahal

- Perch air tawar- Skate- Skipjack Tuna (canned light)- American and Spiny Lobster- Jacksmelt- Boston atau Chub Mackarel

- trout- Cumi-cumi- kepiting- Kerang- Ikan lele- Teri- Sarden- Salmon- Tiram- Nila 

Ikan dengan tingkat merkuri sedang

Baca Juga: Renggut Nyawa Anak Ahmad Albar, Ternyata 3 Makanan Ini Bisa Jadi Penyebab Kanker Liver yang Jarang Orang Tahu

- Tuna (semua jenis kecuali bigeye dan cakalang)- kerapu- kakap- Monkfish

Ikan dengan tingkat merkuri tinggi

- Ikan todak- Tilefish (ikan dari teluk Meksiko)- Hiu- Marlin- Tuna Bigeye

Nah, berhati-hatilah saat membeli ikan laut dalam, terutama ya, perhatikan daftar ikan yang mengandung merkuri tinggi, sebaiknya jangan dibeli.

Baca Juga: Renggut Nyawa Ibunda Nunung, Gejala Awal Kenker Lidah Ternyata dari Kondisi yang Sering Kita Rasakan ini, Jangan Diabaikan!