Buka Lemari Anda Sekarang, Segera Buang Kalau Temukan Kotak Bekal dengan Ciri Ini! Perlahan Bikin Mati Muda

By Virny Apriliyanty, Rabu, 2 Desember 2020 | 07:45 WIB
5 Cara Menghilangkan Bau Kotak Makan, Mudah Ditiru dan Pasti Berhasil! (iStockphoto/Coprid)

Buka Lemari Anda Sekarang, Segera Buang Kalau Temukan Kotak Bekal dengan Ciri Ini! Perlahan Bikin Mati Muda

SajianSedap.com - Siapa yang terbiasa mengoleksi kotak bekal di rumah? 

Ya, banyak ibu suka gemas hingga akhirnya mengoleksi banyak kotak bekal di lemari. 

Tapi, yakinkah Anda kalau kotak bekal dari plastik yang kita gunakan sudah sepenuhnya aman?

Apa memang kita sudah tahu, bahwa penggunaan plastik yang berlebihan, dapat mengganggu kesehatan dan kelestarian lingkungan hidup?

Baca Juga: Buka Lemari Anda Sekarang, Buang Segera Kalau Temukan Piring dengan Ciri Ini! Bisa Sebabkan Penyakit Paling Mematikan

Baca Juga: Bukan Untung Malah Buntung, Rela Keluarkan Rp 400 Juta Cuma untuk Pil Diet, Wanita ini Malah Tambah Gemuk 2 Kali Lipat, Kok Bisa?

Apalagi, belakangan muncul pedagang nakal yang menjual kotak bekal dengan plastik tak lulus uji. 

Wah efek sampingnya bahaya banget. 

Karena itu, yuk, buka lemari sekarang dan cek apakah ada kotak bekal dengan ciri berbahaya ini. 

1. Terkontaminasi Bahan Kimia

Tak dipungkiri, hampir semua plastik terbuat dari macam-macam bahan kimia.

Sehingga untuk menyimpan produk makanan, kita sama sekali tak boleh sembarang pilih.

Pasalnya, ketika plastik dihadapkan pada bahan makanan yang akan kita konsumsi, ada potensi terjadinya migrasi bahan kimia atau perpindahan zat kimia dari wadah plastik ke makanan yang simpan itu.

Dampaknya, makanan kita akan terkontaminasi zat kimia dan lama-kelamaan akan menjadi berbahaya.

Kotak makan yang bernoda bisa hilang dengan cuka

Baca Juga: Hati-hati, Ini jadinya Jika Kita Nekat Makan Makanan Kalengan yang Penyok, Bisa Timbulkan Malapetaka!

Baca Juga: Pria Ini Lakukan Pembunuhan Cuma dengan Campur Obat Tetes Mata ke Minuman Korban, Bahaya yang Ditimbulkan Bikin Melongo

Untuk itu, hal utama yang wajib kita perhatikan adalah pemilihan wadah penyimpanannya.

Barulah setelah itu, kondisi penyimpanannya.

Dilansir dari Kompas.com, tingginya suhu makanan dan jangka waktu penyimpanan makanan di dalam wadah plastik akan berpengaruh pada migrasi zat kimia tersebut.

Semakin tinggi suhu dan semakin lama makanan disimpan, kemungkinan besar semakin banyak pula bahan kimia yang bermigrasi ke dalam makanan.

Untuk mengatasinya, kita bisa mulai memilih produk-produk plastik yang aman untuk makanan, seperti yang terbuat dari polyethylene terepthalate (PET), high density polyethylene (HDPE), low density polyethylene (LDPE), dan polypropylene (PP).

2. Bukan Plastik Food Grade

Seiring kecanggihan teknologi, sekarang kita pun sudah memiliki pilihan terbaik plastik penyimpanan makanan, yakni plastik berkategori food grade.

Plastik jenis ini, tak hanya cocok untuk makanan tanpa kemasan, melainkan untuk makanan yang sudah dikemas (makanan dalam kemasan).

Baca Juga: Jadi Kebiasaan! Masukkan Kantong Plastik Bungkus Makanan ke Kulkas Ternyata Bisa Timbulkan Malapetaka ini untuk Tubuh! Hati-hati

Plastik food grade merupakan jenis plastik yang telah direkomendasikan oleh Food and Drug Administration (FDA) di Amerika.

FDA telah menyatakan bahwa kemasan plastik food grade lebih aman bagi kesehatan dibandingkan dengan produkproduk plastik yang tidak berkategori food grade.

“Suatu material dianggap food grade apabila material tersebut tidak akan memindahkan atau mentransfer zat-zat yang berbahaya atau beracun ke makanan yang akan kita makan. Dan hal ini dibuktikan melalui pengujian laboratorium di lembaga yang terpercaya,” kata Heni Radiani Arifin, STP., M.P., dosen dari Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjajaran.

3. Perhatikan Simbol

Agar tak salah pilih perlengkapan rumah tangga, cara lain yang bisa kita lakukan adalahmemerhatikan simbol-simbol dan tulisan yang termuat di perlengkapan tersebut.

Plastik yang aman digunakan sebagai wadah makanan dan minuman akan memuat simbol-simbol seperti siluet gelas dan garpu, tulisan food grade atau food safe, serta tulisan “approved by FDA”.

Artikel belanjut setelah video di bawah ini. 

“Ada kode recycling juga. Mayoritas wadah plastik yang aman memiliki kode ini. Kode recycling ada di bawah kemasan plastik, yaitu berbentuk segitiga yang artinya benda tersebut dapat didaur ulang. Di dalam kode segitiga tersebut, biasanya terdapat angka dan huruf yang ada di bawahnya dan saling berhubungan,” bilang Dr. Ir. Tri Dewanti Widyaningsih, M.Kes., ITP-THP dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Malang.

Baca Juga: Jangan Jadi Kebiasaan, Makan Mi Instan Mentah Bisa Sebabkan Penyakit Mematikan Ini, Salah Satunya Sangat Mematikan

Untuk mainan anak-anak atau produk plastik yang mungkin akan sering dimasukkan anak ke mulut, ada baiknya Anda memerhatikan tingkat keamanannya lebih lanjut.

Misal, bebas dari bahan PVC, timah, BPA, dan phtalates.

Akan lebih aman, bila kita mulai mengurangi penggunaan mainan plastik untuk anak.

4. Belum Ada Merek Dagang Paten

Yang tak kalah penting, kita juga perlu memilih wadah plastik dengan merek dagang yangtelah dipatenkan, bukan merek sembarangan.

Sebab merek dagang paten umumnya sudah memerhatikan standar mutu dan keamanan pangan yang dikeluarkan lembaga berwenang, baik di negara asal atau di Indonesia.

Jadi, jangan lihat yang harganya murah saja, ya!

Baca Juga: Banyak Dijual Pedagang Nakal! Jangan Pernah Asal Beli Minyak Goreng Promo, Bisa Jadi Berasal dari Ini, Lo!

Merek-merek dagang paten dapat kita ketahui dari logo TM (Trade Mark) atau R (Registered) yang terdapat di dalam produk plastik tersebut.

Risiko mendapatkan barang-barang yang tidak asli alias tiruan memang pasti ada.

Karenanya, lebih baik bila kita langsung membeli dari toko-toko resmi dan jangan sesekali tergiur dengan harga yang terlampau murah.

Kadang-kadang, harga yang mahal memang terbukti sejalan dengan kualitasnya yang tinggi untuk kesehatan dan keselamatan keluarga.

Baca Juga: Jadi Kebiasaan di Rumah, Pakai Minyak Goreng Lebih dari 3 Kali Ternyata Berbahaya! Ahli Bongkar Fakta Tak Terduga ini