Jangan Malas, Begini Cara Membuat Tubuh Tetap Bugar Selama Berpuasa, Kuncinya Ada Pada Makanan ini

By Raka, Sabtu, 17 April 2021 | 13:10 WIB
ilustrasi puasa (msn.com)

1. Kembalikan energi kamu dengan kurma saat berbuka

Fungsi berbuka puasa adalah untuk mengembalikan energi dan gula darah setelah berpuasa selama seharian penuh.

Salah satu pilihan buah yang bisa kamu pilih pada saat berbuka puasa adalah kurma.

Kamu pasti tidak asing lagi dengan buah yang satu ini, tapi tahukah kamu kandungan dan manfaat kurma?

Menurut ahli gizi Mochammad Rizal, S.Gz di dalam 3 buah kurma, ada sekitar 100 kkal energi dan 20 gr karbohidrat yang terdiri dari glukosa dan fruktosa, sehingga dapat langsung mengembalikan kadar gula darah kamu yang menurun akibat berpuasa.

Baca Juga: Stop Kalau Tidak Mau Mati Muda dan Sayang Nyawa Keluarga, Jangan Makan Gorengan Ditambah Dua Lauk ini Mulai Sekarang

Selain itu, kurma juga mengandung berbagai mineral seperti kalium dan magnesium yang bermanfaat untuk mengembalikan elektrolit tubuh setelah seharian berpuasa.

Jadi tak heran kalau buah satu ini jadi pilihan yang bagus untuk berbuka. Kurma beragam jenisnya dan bisa dipilih yang sesuai dengan selera kamu.

 

2. Konsumsi karbohidrat kompleks untuk rasa kenyang yang lebih lama

Karbohidrat kompleks bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menyiasati agar kita merasa kenyang lebih lama.

Bahan makanan sumber karbohidrat kompleks pun bervariasi dan mudah untuk didapatkan, mulai dari nasi jagung, nasi merah, pasta gandum, kentang, jagung, ubi, singkong, roti gandum serta oats.

Untuk memenuhi syarat gizi seimbang dan lengkap, pastikan porsi karbohidrat yang kamu makan ideal ya, yaitu sebanyak 1-2 tangkup tangan kita masing-masing. Jangan lupa diseimbangkan dengan sayur-sayuran dan protein dengan porsi yang cukup.

Untuk cara mengolahnya, tentu bisa disesuaikan dengan selera.

Yang terpenting, jangan memasak sampai over cooked atau terlalu matang, sehingga zat gizi tidak banyak yang hilang.

Untuk jenis karbohidrat berupa umbi-umbian, disarankan untuk mengolah dengan metode kukus atau rebus dibandingkan dengan teknik deep frying agar nutrisinya tetap terjaga.