SajianSedap.com - Keran di dapur menjadi hal yang penting.
Kalau tak ada keran dapur atau wastafel, tentu saja kita jadi kesusahan untuk mencuci piring atau bahan masakan dan buah.
Apalagi di dapur mininamalis, adanya keran dapur ini sangat berguna.
Tapi, kadang kala ada kalanya keran di dapur ini rusak, nih!
Apalagi kalau keran rusak dan tidak ada orang rumah yang bisa membantu, pasti jadi masalah, deh!
Tapi tenang, ada kok cara mengganti keran di dapur yang rusak dengan mudah.
Mengganti keran sendiri di rumah ini cukup ikuti langkah-langkah mudah berikut ini.
Cara Mengatasi Keran Dapur yang Rusak
Melansir dari iDEA Online, alat yang dibutuhkan antara lain:
- Kunci pipa
- Isolasi pipa
- Keran baru
Langkah-langkah pengerjaan:
1. Matikan aliran air
Pertama, kita harus matikan aliran air dengan menutup bagian stop keran atau mematikan pompa air.
Buka keran air untuk mengosongkan air di dalam pipa.
2. Lepas leher keran
Jika perlu, lepas leher angsa keran sink.
Caranya, kendorkan baut pengunci leher angsa menggunakan kunci pipa.
Sesuaikan ukuran kunci pipa berlawanan arah jarum jam.
Bila baut kendur, lepas menggunakan tangan.
Lepaskan leher angsa dari dudukannya dengan cara mencabutnya.
3. Tempatkan kunci di keran
Selanjutnya, kita bisa tempatkan kunci di keran lalu putar kunci berlawanan arah jarum jam.
Setelah keran kendur, putar dengan tangan hingga keran terlepas.
4. Ambil keran baru
Lalu, siapkan keran baru dan sesuaikan bentuk dan ukuran dengan fungsi keran.
Jika memiliki leher angsa, lepaskan bagian itu agar tidak mengganggu.
Caranya sama dengan yang diatas.
5. Lekatkan dengan isolasi keran
Kemudian, kita bisa lekatkan/gulungkan isolasi keran di drat di pangkal keran.
Arah gulungan sebaiknya searah jarum jam.
Isolasi pipa untuk mencegah rembesan air dari celah-celah drat, selain untuk membantu mengarahkan lubang keran kea rah semestinya.
6. Pasang keran
Terakhir, pasang keran ke pipa air. Putar searah jarum jam.
Kencangkan memakai kunci pipa.
Sambil mengencangkan, perhitungkan arah lubang air.
Kemudian buka kembali stop keran atau nyalakan pompa air.
Amati kerja keran baru.
Jika air mengalir lancar, keran baru mu bisa digunakan.
Bagaimana, mudah bukan?
Selamat mencoba!