Gak Nyangka! Menjelang Lebaran Banyak Tenaga Medis yang Dipecat Padahal Kasus Corona Semakin Meningkat, Kenapa?

By Marcel Mariana, Jumat, 22 Mei 2020 | 18:30 WIB
109 tenaga medis harus kehilangan pekerjaan menjelang hari raya lebaran (Freepik.com)

Penambahan kasus positif terbanyak terjadi di Jawa Timur yakni 502 kasus.

Rekor sebelumnya tercatat 693 kasus pada Rabu (20/5/2020) di seluruh Indonesia

109 Tenaga Medis Dipecat

Beredar kabar jika sejumlah tenaga medis RSUD Ogan Ilir yang menggelar aksi mogok kerja sejak Jumat, 15 Mei 2020, dipecat.

Jumlah yang dipecat sebanyak 110 orang.

Baca Juga: Bikin Satu Dunia Bahagia! Ilmuwan China Sebut Telah Temukan Obat Virus Corona! Ternyata Berhasil Diuji pada Hewan Ini

Baca Juga: Dunia Sedang Kacau Balau, Negara Kecil Ini Justru Kebal dari Virus Corona! Ternyata Konsumsi Hal Ini Jadi Rahasianya

Ketika kabar itu dikonfirmasi ke Direktur RSUD Ogan Ilir dr Roretta Arta Guna Riama, ia membenarkan informasi pemecatan tersebut.

Hanya saja jumlahnya bukan 110 tetapi 109 orang.

“Ya keputusan di tangan bupati, SK TKS (tenaga kerja sukarela) yang menerbitkan bapak bupati, jadi yang bisa memecat bapak bupati,” katanya kepada Kompas.com melalui pesa WhatsApp, Rabu (20/05/2020).