Sering Disebut Pembawa Penyakit, Siapa Sangka di Negara Ini Lalat Malah Dijual dengan Harga Fantastis! Ternyata Ini Alasannya

By Rafida Ulfa, Selasa, 30 Juni 2020 | 19:30 WIB
Lalat Hinggap di Makanan (Petr Kratochvil (freestockphotos.biz))

Namun, berkat upaya pemerintah lokal mendorong upaya daur ulang sampah, kini peternakan lalat itu menampung 12 ton sampah sehari.

Zhang menegaskan, seluruh proses daur ulang di tempat itu amat bersih dan aman.

Sebab, lalat tidak membawa patogen atau mikroorganisme.

Lalat dewasa hanya minum air dan hidup hanya 10 hari.

Sementara larva lalat atau belatung hanya makan sampah.

Baca Juga: Enggak Banyak yang Tahu, Deretan Lauk Sehari-hari Ini Ternyata Tidak Boleh Dicuci Sebelum Dimasak! Salah Satunya Ayam

Lalat Dijual Mahal di China

Pada 2016, Zhang membangun tiga rumah kaca.

Satu rumah kaca hanya digunakan untuk menghancurkan dan mengaduk sampah.

Lalu, setelahnya probiotik dimasukkan ke dalam sampah yang sudah hancur itu untuk mengubahnya menjadi tempat telur lalat menetas menjadi belatung.

Baca Juga: Jangan Lagi Gunakan Pasta Gigi Jika Terkena Luka Bakar, Hal Mengerikan Ini Bisa Mengintai Tubuh Anda! Begini Cara Mengatasinya dengan Benar

Artikel berlanjut setelah video di bawah ini.