Sering Disebut Pembawa Penyakit, Siapa Sangka di Negara Ini Lalat Malah Dijual dengan Harga Fantastis! Ternyata Ini Alasannya

By Rafida Ulfa, Selasa, 30 Juni 2020 | 19:30 WIB
Lalat Hinggap di Makanan (Petr Kratochvil (freestockphotos.biz))

Sementara rumah-rumah kaca lainnya berisi tumpukan nampan, yang berisi sampah rumah tangga yang sudah diolah untuk menampung belatung.

Belatung di sampah itu kemudian tumbuh dengan mengonsumsi nitrogen, fosfor, dan minyak yang ada di dalam sampah.

Lalu, kotoran mereka bisa diolah menjadi pupuk yang digunakan warga untuk menyuburkan tanaman.

Sementara belatungnya, yang dijual dengan harga 10.000 yuan atau sekitar Rp21 juta per ton bisa digunakan sebagai makanan ayam, ikan, udang, atau burung.

Baca Juga: Stop! Sering Dilakukan, Siapa Sangka Makan Nasi Sisa Kemarin Ternyata Simpan Bahaya Ini Untuk Tubuh, Enggak Bakal Nyangka

Baca Juga: Bombom 'Bidadari' Meninggal di Usia Muda Karena Penyakit Jantung, Ternyata Lauk di Meja Makan ini Bisa Jadi Sebabnya

Artikel ini telah tayang di Sajiansedap.grid.id dengan judul Stop Usir Lalat Saat Makan, Siapa Sangka Lalat Dijual Dengan Harga Rp 21 Juta di China Karena Khasiatnya Luar Biasa!