Para Istri Harus Wasapada! Jangan Biarkan Suami Pakai Deodoran dengan Ciri Ini, Lebih Baik Bau Badan daripada Terkena Kanker

By Virny Apriliyanty, Minggu, 7 November 2021 | 08:25 WIB
Benarkah deodoran dapat sebabkan kanker payudara? (sergeyryzhov)

Hal ini bisa menyebabkan ketidakstabilan gen dalam jaringan payudara yang memicu pertumbuhan tumor atau sel kanker.

Selain itu, terlalu banyak aluminium dalam tubuh juga dapat menyebabkan penyakit tulang atau demensia.

Biasanya, kelebihan aluminium disaring keluar dari tubuh oleh ginjal.

Jadi, orang dengan fungsi ginjal yang lemah tidak dapat menyaring aluminium dengan cukup cepat.

Namun, jika Anda memiliki fungsi ginjal normal, ginjal biasanya dapat memproses jumlah aluminium dari antiperspiran dan kosmetik yang diserap melalui kulit.

Inilah sebabnya mengapa Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS mengharuskan produsen deodoran atau antiperspiran untuk memasukkan peringatan khusus untuk orang dengan penyakit ginjal.

Baca Juga: Jadi Kebiasaan Banyak Orang, Minum Air Putih Sebelum Tidur Ternyata Bisa Datangkan Efek Buruk Ini Pada Tubuh, Mending Stop Daripada Menyesal

2. Paraben

Paraben biasanya digunakan dalam produk deodoran untuk mencegah pertumbuhan jamur, bakteri, dan ragi.

Sama halnya dengan alumunium, paraben juga dapat diserap oleh kulit dan menganggu fungsi hormon.

Artikel berlanjut setelah video di bawah ini.