Bikin Air Mata Menetes! Sebelum Divonis Kanker Prostat, SBY Ternyata Sudah Tepati 1 Janjinya Pada Alm. Ani Yudhoyono, 'Saya Masih Belum Kuat'

By Virny Apriliyanty, Minggu, 21 November 2021 | 17:40 WIB
Dulu Jadi Penyemangat Makan yang Setia, SBY Curhat Perasaannya Setelah 40 Hari Meninggal Istri Tercinta (Instagram.com/@aniyudhoyono)

SajianSedap.com - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono kini memang tengah menjalani pengobatan di Amerika Serikat.

SBY diketahui divonis dokter menderita kanker prostat stadium 1.

Publik pun langsung terhenyak lantaran duka kepergian Ani Yudhoyono masih terasa hingga saat ini.

Baca Juga: Kanker Prostat Hingga Sekarang Belum Ada Obatnya! Lebih Baik Mulai Besok Rutin Rebus Biji Labu Kuning, Seumur Hidup Nggak Akan Ketemu Dokter

Ya, Ani Yudhoyono diketahui meninggal dunia pada tahun 2019 lalu lantaran kanker darah.

SBY pun diketahui sempat limbung lantaran kehilangan separuh jiwanya.

Namun, sebelum sakit, SBY ternyata sudah menepati 1 janjinya ini pada Alm. Ani Yuhdoyono, lo.

Apa, ya?

Sudah Kabulkan Mimpi Mendiang Sang Istri

Duka mendalam itu juga harus diterima oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala ditinggal sang istri untuk selamanya, Ani Yudhoyono pada 2019 lalu.

Ani Yudhoyono deiketahui menderita penyakit kanker darah, dan harus berobat intensif di Singapura.

Sebagai bukti kecintaanya terhadap sang istri, SBY ternyata mengambulkan satu mimpi Ani Yuhdoyono sejak dulu.

Mimpi itu adalah membangun sebuah museum di Pacitan.

Hidup Susah di Awal Menikah, Kisah Haru SBY Tahan Lapar demi Bawa Pulang Jatah Makan untuk Ani Yudhoyono dan Putranya

Baca Juga: Para Istri Harus Waspada, Belajar Dari SBY Divonis Kanker Prostat, Hati-Hati Kebiasaan yang Sering Dilakukan Banyak Orang Ini Bisa Tingkatkan Risikonya

Hal ini ia jelaskan kala memberikan sambutan di hadapan peserta pertemuan acara Groundbreaking Museum dan Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan, Sabtu (22/2/2020).

Menurut penjelasannya, ide awal pendirian ini sudah ada sejak 2015 lalu.

Pada Februari 2014 hingga Januari 2015, ia bersama Ani sempat berkeliling ke sejumlah museum Presiden di Amerika Serikat.

Di antaranya dengan mengunjungi museum Harry S Trauman, Dwight D Eisehower, Bill Clinton, hingga George W Bush.

Keempat museum ini juga dibangun di atas tempat kelahiran masing-masing tokoh. "Dari sana, saya mendapat inspirasi untuk ikut membangun di tempat kelahiran," kata SBY pada sambutannya.

Hal ini pun semakin dikuatkan dengan harapan dorongan dari sang Istri.

Bahkan, sebulan sebelum meninggal dunia pada 1 Juni 2019, Ani Yudhoyono sempat menitipkan pesan soal pembangunan museum ini.

"Setelah itu, (saat perawatan) di Singapura ketika Almarhumah mendapatkan pengobatan, kami berbincang. Ibu Ani mengingat bahwa kami untuk membangun museum," katanya.

"Di rumah sakit, hampir setiap hari, sebulan sebelum kepergian beliau, kami bicara membahas soal itu. Kami membahas setiap hari, mau di mana, mau diisi apa, desainnya bagaimana," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, SBY juga mengungkap begitu cintanya Ani Yudhoyono terhadap Pacitan.

Baca Juga: Belajar dari Vonis Kanker Prostat yang Dialami SBY, Mulai Siang ini, Rendam Mentimun Lalu Minum Airnya, Khasiatnya Gak Main-main

 

SBY masih ingat benar kali pertama ia mengajak Ani berkunjung ke Pacitan pada 1973.

"Almarhumah sangat mencintai Pacitan. Desember 1973 saat saya dilantik sebagai perwira remaja, saya ajak beliau untuk kali pertama kesana. Saat itu, istri sudah begitu cinta dengan kota ini," katanya.

Kecintaan Sang istri kepada Pacitan bahkan tergambar tiap melakukan perjalanan ke Pacitan.

"Kalau pulang ke Pacitan, kami lewat Jogja, Pacimantoro, Punung, hingga kemudian tiba Pacitan. Sehingga, kami relatif hafal setiap tikungannya," urainya memancing haru.

Artikel berlanjut setelah video di bawah ini.

"Termasuk, saat saya istirahat dan makan, beliau pasti hafal. Nah makanya, pada kepulangan ini, saya tidak lewat itu. Saya masih belum kuat. Saya pilih lewat Solo," katanya.

Mendengar penjelasan SBY, tak sedikit peserta yang ikut menitikkan air mata.

Dari sana, tak mengherankan apabila Ani Yudhoyono begitu antusias ketika ide pembangunan ini dilakukan di Pacitan.

Saat beliau masih hidup, beliau ingin membangun bersama.

"Ibu Ani sempat berkata, 'Peppo, setelah sembuh, ayo kita bangun bersama. Kita bangun terlebih dahulu rumah kecil di belakang sana, kemudian kita tata museum itu nantinya," katanya.

Baca Juga: Para Bapak-bapak Wajib Waspada, Belajar dari SBY Divonis Kanker Prostat, STOP Gaya-gayaan Ingin Diet ini, Bukan Sehat Malah Dirawat

"Museum ini ingin kami persembahan kepada rakyat Indonesia. Ini juga sebagi amanah dari Ibu Ani Yudhoyono. Sehingga, dengan hadrinya museum dan galeri seni ini, ini menjadi tanda cinta dari keluarga dan almarhum istri tercinta kepada Indonesia," pungkasnya.

Pembangunan Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan Diharapkan Naikkan Potensi Wisata hingga 100 Persen

Peletakkan batu pertama (Groundbreaking) Museum dan Galeri Seni SBY-ANI Yudhoyono akhirnya digelar, Sabtu (22/2/2020) lalu.

Bupati Pacitan, Indartarto berharap pembangunan museum ini bisa meningkatkan pariwisata di Jawa Timur hingga lebih dari 100 persen.

Indartarto mencatat bahwa kunjungan wisata di Pacitan di 2019 mencapai 2,3 juta wisatawan.

"Dengan adanya Museum ini, kami berharap bisa meningkat dan mencapai lima juta," katanya.

"Sehingga, dampak akan semakin bagus. Bukan hanya dalam sektor wisatanya saja, namun juga lapangan kerja akan bertambah, dan sekaligus memberikan income bagi masyarakat," ujarnya.

"Dengan rasa bangga, haru, dan gemetar. Saya atas nama pemerintah mengucap terima kasih," pungkas Indartarto.

Baca Juga: SBY Divonis Kanker Prostat, Orang yang Memiliki Kondisi Seperti Ini Juga Bisa Bernasib Sama Dengan Mantan Presiden RI ke 6, Begini Cara Mencegahnya

SBY Berobat Kanker Prostat ke Luar Negeri

Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan, dalam keterangannya pada Selasa (2/11/2021), dikutip dari Kompas.com mengatakan, kanker prostat yang diderita SBY masih stadium awal.Penyakit ini terdeteksi setelah SBY melakukan pemeriksaan melalui metode MRI, biopsi, Positron Emission Tomography (PET) Specific Membrane Antigen (SMA) Scan, dan pemeriksaan lainnya oleh tim dokter."Sesuai dengan diagnosis dari tim dokter, Bapak SBY mengalami kanker prostat (prostate cancer)," ujar Ossy, dikutip Sosok.ID, dilansir dari Kompas.com, Rabu (3/11/2021).

"Kanker prostat yang diderita oleh Bapak SBY masih berada dalam tahapan (stadium) awal," lanjut dia.Ossy mengatakan, tim dokter memutuskan untuk melanjutkan perawatan SBY ke sebuah rumah sakit di luar negeri yang lebih mumpuni.Rumah sakit itu juga telah menyambut baik keputusan tersebut."Setelah dilakukan konsultasi yang mendalam dengan tim dokter Indonesia, termasuk para urolog senior, diputuskan medical treatment dilakukan di sebuah rumah sakit di luar negeri yang memiliki pengalaman panjang dan teknologi yang maju untuk menangani kanker prostat," jelas Ossy.

Baca Juga: Kamar Rumah Sakit Bisa Menanti! Belajar dari SBY Divonis Kanker Prostat, 10 Gejala Awal ini Harus jadi Perhatian Pria, No. 3 Sering Dianggap Sepele Tapi Fatal!"Ketua tim dokter luar negeri dalam komunikasi langsung dengan SBY (via telemedisin), setelah mempelajari semua data kesehatan Bapak SBY, menyampaikan optimismenya untuk bisa mengatasi penyakit yang diderita Bapak SBY," ungkap Ossy.Adapun saat ini, kata Ossy, SBY sedang sibuk menjalani kehidupan sehari-hari seperti menunggu klub bola voli Lavani berlatih, melukis, membaca, dan menulis.

SBY juga memohon agar masyarakat membantu doa untuk kesembuhan penyakitnya."Bapak SBY memohon doa dari para sahabat khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya agar medical treatment yang dilakukan dapat berjalan dengan baik," tutur Ossy.Lebih jauh, rencana pengobatan SBY ini juga telah disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).Ossy Dermawan mengatakan, Presiden Jokowi memberikan respon yang baik atas rencana tersebut.

Baca Juga: Tolong Ibu-ibu Siapkan saat Sarapan! Belajar dari Kasus SBY, Kanker Prostat Bisa Dicegah dengan Makan Buah Berwarna Merah Ini, CATAT!"Sesuai dengan etika dan tata krama yang dianut Bapak SBY, beliau sudah menelepon Bapak Presiden Jokowi untuk melaporkan rencana berobat ke luar negeri," kata Ossy dalam keterangannya, Selasa (2/11/2021).Jokowi bahkan menjanjikan akan mengirimkan tim dokter kepresidenan untuk perawatan SBY atas kanker prostat yang dideritanya."Satu dua anggota tim dokter Kepresidenan akan mendampingi dalam pengobatan tersebut," terang Ossy.

Baca Juga: Para Istri Wajib Waspada, Belajar dari SBY Divonis Kanker Prostat, Hati-hati Kalau Mau Siapkan Sarapan Untuk Suami dengan Makanan ini