Pengidap Hipertensi Bisa Sia-sia Minum Obat, Sayur Murah di Meja Makan Ini Malah Bikin Darah Tinggi Kambuh Terus, Ibu-ibu Jangan Masak Lagi

By Amelia Pertamasari, Kamis, 25 November 2021 | 16:25 WIB
Makanan yang menjadi pantangan pengidap hipertensi atau darah tinggi. (Kompas.com)

SajianSedap.com - Jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi, Anda patut waspada karena  berisiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung, gagal ginjal, hingga stroke.

Penyakit ini bahkan disebut menjadi "sillent killer" yang merenggut nyawa banyak orang.

Oleh sebab itu, perilaku dan gaya hidup sehat diperlukan untuk mencegahnya.

Baca Juga: Pengidap Diabetes Bisa Bernafas Lega! Coba Tambahkan Daun Salam ke Sup Sayuran, Setahun Kedepan Nggak Perlu Lagi Minum Obat Dokter

Jika Anda sudah menunjukkan gejala darah tinggi, perhatikan beberapa makanan yang Anda konsumsi.

Sebab hal ini juga membuat darah tinggi bisa kambuh seketika.

Bahkan, makanan seperti sayur yang selalu ada di meja makan ini bisa jadi salah satunya.

Sayur apa itu? Simak berikut ini.

Sayur yang Menjadi Pantangan Pengidap Hipertensi

Berikut ini beberapa pantangan sayuran untuk penderita darah tinggi adalah sebagai berikut. 1. Sayur Yang Dimasak Dengan Santan Pada dasarnya semua sayur itu bervaitamin dan juga bermineral tinggi, namun dalam pengolahannya yang terkadang justru yang akan membuat kita mengidap penyakit tertentu.

Supaya penyakit darah tinggi tidak semakin parah, hindarai memasak sayuran dengan menggunakan santan, tentu sayuran yang bersantan seperti sayur lodeh akan memicu darah tinggi semakin meningkat, apalagi kalau konsumsi terlalu sering.

Baca Juga: Awalnya Coba-coba Makan Kecipir Tiap Hari, Wanita Ini Kaget Tahunya Gula Darah Tinggi Ambrol Sendiri Tanpa Minum Obat, Gak Nyangka!

2. Acar Acar merupakan sayuran yang juga kita kerap konsumsi sebagai lalapan namun ternyata acan pun berabahaya bagi penderita darah tinggi.

Nikmatnya menyantap renyahnya acar karena memang pas dijadikan makanan ringan dnegan kalori rendah.

Acar ini biasanya kita makan bersam dengan andwich dan ansi goreng, atau dengan menu yang lainnya. Namun, kita pun perlu tahu dan menerima fakta bahwa acar ini dipenuhi dengan natrium atau garam. 3. Tomat Kalengan Sayur tomat memang merupakan salah satu jenis sayur dengan kandungan nutrisi tinggi, tomat juga yaitu makanan yang mengandung vitamin E tomat ini juga bisa dikonsumsi sebagai lalapan, tapi tentu ini baik sekali untuk dikonsumsi asalkan bukan tomat kalengan.

Perlu Anda ketahui bahwa kadar garam npada saus tomat maupun tomat kalengan mengandung kadar tinggi akan garam. Kita semua perlu tahu bahwa ada sekitar 680 mg sodium didalam jus tomat percangkirnya, sedangkan ada 130 mg sodium yang tersedia pada seporsi spaghetti daging dengan saus tomat.

Karena kandungan garamnya yang begitu tinggi tersebutlah para pengidap darah tinggi harus lebih waspada dan menjadi selektif.

Baca Juga: Pengidap Hipertensi Jangan Buru-buru Minum Obat, Darah Tinggi Bisa Turun Sendiri Cuma Pakai Madu, Efeknya Terasa Dalam Sekali Teguk

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Seledri

Kandungan nutrisi dan senyawa dalam seledri memiliki khasiat membantu untuk mengendalikan tekanan darah tinggi.

Melansir Khasiat Daun Seledri Terhadap Tekanan Darah Tinggi Pada Pasien Hiperkolestrolemia (2015) oleh Triola Fitria dan Oktadoni Saputra, beberapa zat potensial bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah tinggi pada seledri di antaranya apigenin, phthalides, manitol, apiin, magnesium, zat besi, fitosterol, dan senyawa 3-n-butyl phthalide (3nB).

Ahli kardiovaskular dari Cleveland Clinic, Kenneth Shafer, MD, membagikan cara memanfaatkan seledri untuk mengontrol tekanan darah tinggi.

"Konsumsi seluruh bagian seledri mulai dari daun sampai batangnya untuk mendapatkan serat, magnesium, kalium, dan zat lain yang dapat membantu mengatur tekanan darah," jelas Dr. Shafer.

Dr. Shafer menyarankan orang yang ingin menjaga kadar tekanan darah tinggi untuk makan satu cangkir atau sekitar empat batang seledri berukuran besar setiap hari.

Artikel berlanjut setelah video di bawah ini.

Anda bisa mengonsumsinya dalam bentuk jus seledri, atau dinikmati secara langsung setelah dicuci bersih.

Kendati seledri bisa bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, namun Dr. Shafer mengingatkan, penderita hipertensi tidak bisa hanya mengandalkan satu jenis asupan.

Pasalnya, untuk menjaga kesehatan tetap prima, dibutuhkan kerja sama nutrisi dan senyawa dari berbagai zat gizi asupan.

Baca Juga: Pengidap Hipertensi Langsung Sujud Syukur, Makan Alpukat Setiap Hari Ternyata Bisa Turunkan Darah Tinggi Tanpa Minum Obat, Dokter Bisa Syok Kalau Tahu

Untuk itu, selain mengonsumsi seledri, pasien hipertensi juga disarankan tetap makan sayuran lain, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak nabati.

Selain itu, penderita tekanan darah tinggi juga wajib membatasi asupan garam atau natrium, asupan manis, dan daging merah.

Lantaran beberapa zat dalam seledri memiliki efek sejenis obat penurun tensi, demi keamanan ada baiknya penderita hipertensi yang ingin mengonsumsi seledri terlebih dulu berkonsultasi ke dokter.

Artikel ini sudah tayang di Tribunnews dengan judul Penderita Darah Tinggi Hindari Sayuran Ini