Sama-sama Jadi Hampers Imlek, Ini Bedanya Lapis Legit dan Lapis Surabaya

By Amelia Pertamasari, Minggu, 4 Februari 2024 | 19:10 WIB
Perbedaan lapis Surabaya (kiri) dan lapis legit. (Kompas)

SajianSedap.com - Kue lapis seperti lapis legit dan lapis Surabaya memiliki kedudukan istimewa dalam tradisi perayaan Imlek.

Di banyak keluarga, kue ini menjadi hidangan khas yang tidak boleh terlewatkan selama perayaan Tahun Baru Imlek.

Kue lapis, dengan tekstur dan lapisan yang kaya, sering dianggap sebagai simbol kekayaan dan keberuntungan.

Kue lapis juga sering dijadikan hadiah untuk keluarg besar atau kolega selama perayaan Imlek.

Memberikan kue ini sebagai hadiah dianggap sebagai tanda kebaikan dan harapan untuk kekayaan dan keberuntungan.

Sayangnya tak banyak orang yang tak bisa membedakan Lapis Legit dan Lapis Surabaya.

Keduanya memang menggunakan sponge cake sebagai bahan utama.

“Keduanya sama-sama dari jenis bolu lapis. Lapis Surabaya dan Lapis Legit sama-sama bolu tinggi lemak. Baik dari kuning telur maupun menteganya,” ujar Yeni Ismayani, chef sekaligus praktisi kuliner Indonesia kepada KompasTravel, Jumat (26/8/2016).

Lalu, di mana letak perbedaannya?

Untuk mengetahuinya simak berikut ini.

Perbedaan lapis legit dengan lapis Surabaya

Lapis Legit memiliki lapisan yang lebih banyak, sekitar 18 lapisan. Sedangkan Lapis Surabaya hanya tiga lapisan tebal.

Baca Juga: Ada yang Sampai Rp 1,5 Juta, Ternyata Ini 3 Alasan Kenapa Harga Kue Lapis Legit Mahal

Walaupun warna lapisan dari kedua kue tersebut sama, dari tampaknya sudah dapat dibedakan.

Lapis Legit khas dengan aroma rempah. Tiap lapisannya dioven satu persatu dalam satu loyang.

Sedangkan Lapis Surabaya dapat dimasak dalam tiga loyang yang berbeda, lalu disatukan dalam satu loyang menggunakan selai.

Oleh karena itu, dari segi proses memasak, Lapis Legit butuh perlakuan lebih khusus.

Delapan belas lapisannya dioven satu per satu. Tentu proses pembuatannya memakan waktu yang lebih lama.

Yeni menuturkan, perbedaan lainnya terletak pada bahan baku.

“Lapis Surabaya menggunakan coklat bubuk dan pasta, dan hanya memiliki tiga lapisan. Sementara Lapis Legit banyak lapisannya. Lapis Legit tidak menggunakan cokelat bubuk, tetapi rempah seperti kayu manis, pala, kapulaga, dan lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, tak heran jika Anda mencium aroma rempah saat menyantap Lapis Legit.

Sekarang, rempah dapat digantikan dengan spekoek yang merupakan salah satu rempah khas Lapis Legit.

Baca Juga: Sebentar Lagi Imlek, Harus Tahu Begini Cara Simpan Kue Lapis Legit Agar Bisa Tahan Sampai 2 Bulan

Cara simpan kue lapis agar tahan lama

Ikuti cara menyimpan lapis legit, sesuai saran dari Executive Pastry Chef Le Meridien Hotel Jakarta Yuri Komalasari berikut ini.

Lapis legit utuh atau yang sudah dipotong, harus dimasukkan ke dalam wadah tertutu, sebelum disimpan lama.

"Kita taruh di wadah yang terutup rapat gitu kan untuk mencegah kontaminasi dan rasa cakenya supaya rasanya tetap sama," kata Yuri pada Kompas.com, Kamis (20/1/2022).

Menurut Yuri, lapis legit bisa saja disimpan di suhu ruang. Namun, hanya mampu bertahan hingga tiga hari.

"Tiga hari juga pasti sudah mulai berjamur apalagi bahan yang digunakan untuk membuat lapis legit kan high protein ya.Kayak kuning telur, mentega, itu kan high protein ya sehingga membuat bakteri cepat berkembang," jelas Yuri.

Kulkas bisa menjadi tempat penyimpanan lapis legit yang tepat. Lemari pendingin ini mampu menjaga masa simpan dan kualitas lapis legit.

"Kalau di chiller (kulkas) best consume atau anjuran (baik dimakan) sampai satu minggu," tutur Yuri.

Suhu kulkas yang disarankan untuk menyimpan lapis legit berkisar mulai nol hingga lima derajat celsius.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Bedanya Lapis Legit dan Lapis Surabaya

Baca Juga: Tips Membuat Kue Lapis Tenun Agar Hasilnya Rapi dan Motifnya Cantik, Kuncinya Ada pada Santan