100 Kali Lebih Awet, Pedagang Restoran Padang Bongkar Tips Masakan Bersantan Anti Basi Walau Diaduk Seharian, Bahan Ini Rahasianya!

By Virny Apriliyanty, Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:10 WIB
Restoran Padang (Kompas.com/Garry Andrew Lotulung)

Yang belum banyak diketahui adalah adanya bahan aktif di dalam herbal dan rempah-rempah yang memiliki sifat antibakteri, sehingga dapat digunakan sebagai pengawet.

Hampir semua herbal dan rempah punya bahan aktif yang berfungsi sebagai antimikrobia.

Bawang putih, mustard, cengkeh, dan jahe, sudah terbukti dapat menghambat bakteri di dalam sistem makanan yang disimulasikan.

Rempah lain yang umum digunakan untuk pengawetan makanan antara lain jinten, kayu manis, ketumbar, kunir, mint, bawang, oregano, merica/lada, rosemary, sage, dan daun timi.

Senyawa di dalam rempah-rempah tersebut dapat menghambat mikroba pathogen maupun bakteri pembusuk.

Baca Juga: Mulai Malam Ini Coba Makan Bawang Merah Sebelum Tidur, Siap-Siap Dibuat Kaget Saat 4 Manfaat Tak Terduga Ini Langsung Terasa Pada Tubuh

Namun, kemampuan bahan aktif untuk menghambat pertumbuhan mikroba tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya jenis senyawa dan konsentrasinya.

Makin tinggi konsentrasinya, kemampuan antimikrobianya juga makin tinggi.

Sedangkan ekstrak rempah-rempah yang digunakan untuk meningkatkan citarasa masakan biasanya hanya pada konsentrasi yang rendah.

Jika konsentrasinya ditingkatkan untuk digunakan sebagai pengawet, rasanya tentu akan terlalu tajam.