Yuk, Cegah Kanker Mulai dari Dapur dengan Kurangi Penggunaan 7 Bahan Ini dalam Masakan (2)

By Virny Apriliyanty, Selasa, 3 April 2018 | 08:53 WIB
Yuk, Cegah Kanker Mulai dari Dapur dengan Kurangi Penggunaan 7 Bahan Ini dalam Masakan (2) (Virny Apriliyanty)

SajianSedap.grid.id – Percaya deh, kita bisa, lo, mencegah kanker dari dapur rumah kita sendiri.

Alasannya, salah satu penyebab kanker yang paling mungkin dikendalikan adalah faktor makanan.

Jadi, mengontrol asupan makanan keluarga jadi kunci utama tubuh yang sehat dan bebas kanker. 

Nah, di artikel sebelumnya, kita sudah menjelaskan 3 jenis makanan yang harus kita hindari untuk mencegah terjadinya kanker.

Penasaran dengan 4 bahan lainnya? Simak di bawah ini,

4. Cemaran dari wadah makanan 

Di dapur dan meja makan, kita hampir tidak mungkin menghindari wadah plastik, sebut saja kotak makan atau piring melanin.

Jenis plastik berbeda, ada yang karsinogenik ada yang tidak.

Tapi secara umum, wadah plastik tidak boleh terpapar panas, baik itu dipanaskan atau dijadikan tempat menaruh makanan panas.

Sebab, dalam suhu tinggi materi pembuat plastik yang bersifat racun seperti bisfenol A, ftalat, dioksin, dan lainnya bisa luruh ke dalam makanan.

Tips: Untuk wadah panas gunakan bahan keramik, gelas, atau baja tahan karat.

Atau dinginkan dulu makanan sebelum memasukkan ke dalam wadah plastik.

5. Bahan-bahan tambahan pangan

Sebetulnya, sebagian besar bahan tambahan pangan seperti pengawet, pewarna, pemanis, pengental, sampai pengenyal yang digunakan pada makanan olahan termasuk kategori aman dikonsumsi.

Masalahnya, ketika kita banyak sekali mengonsumsi makanan olahan pabrik, kita tidak tahu efek kumulatifnya dalam jangka panjang. 

Tips: Lebih banyak lah mengonsumsi makanan segar dan makanan yang diolah sendiri daripada makanan awetan olahan pabrik. 

(Baca juga: Jangan Pernah Buang Serabut Putih Jeruk Karena Berkhasiat Mencegah Kanker!)

6. Makanan minuman yang sangat panas

Percayakah kamu kalau sebagian peneliti menemukan adanya hubungan antara kanker saluran cerna bagian atas dengan kebiasaan minum minuman yang masih sangat panas, di atas 70 derajat Celcius.

Pendapat ini sebetulnya masih diperdebatkan tetapi Badan Kesehatan Dunia WHO memilih jalan aman dengan menganjurkan kita menjauhi kebiasaan makan atau minum panas. 

Tips: Karena itu, kalau hendak menikmati teh, kopi, bakso, atau soto, sebaiknya tunggu sampai suhunya hangat lebih dulu baru dilahap.

Hangat adalah suhu di bawah 50 derajat Celcius.

Air mendidih yang dituang ke dalam gelas kira-kira butuh waktu lebih dari lima menit untuk mencapai suhu ini.

7. Menu sehari-hari yang rendah serat 

Kekurangan serat bisa menyebabkan kanker usus besar.

Kalau kurang serat, makanan akan tertahan di usus besar dan meningkatkan kemungkinan dinding usus berkontak dengan toksin yang mestinya harus segera dibuang.

Jika berlangsung kronis, kondisi ini bisa meningkatkan risiko kanker usus besar.

Tips: Banyaklah makan sayur dan buah.

Selain kaya serat, sayur dan buah juga mengandung vitamin dan antioksidan.

Di dalam buah dan sayur terdapat vitamin A, C, E, likopen, betakaroten, antosianin, juga berbagai mineral yang sudah terbukti bisa menurunkan risiko kanker secara umum. 

Bagaimana?

Ada banyak hal yang bisa kita ubah pada makanan untuk mencegah kemungkinan munculnya kanker kan?

Yuk, ikuti tipsnya dan dapatkan tubuh sehat dimulai dari dapur rumah kita sendiri. 

Foto dok. theodysseyonline.com

(Baca juga: Cobek Sering Luntur dan Berpasir? Tenang Saja, Ada Cara Mengatasinya)

(Baca juga: Mari Membuat Sendiri 5 Dimsum Favorit Lezat Ala Resto )